-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ruang Ramah Anak Jadi Harapan Baru bagi Korban Banjir di Aceh Utara

April 02, 2026 Last Updated 2026-04-02T10:46:06Z

Yayasan Geutanyoe dan Save the Children Indonesia Resmikan Ruang Ramah Anak di Aceh Utara

Aceh Utara –
Upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Utara terus digencarkan. Yayasan Geutanyoe bersama Save the Children Indonesia menghadirkan langkah nyata melalui pembangunan dan peresmian Child-Friendly Space (Ruang Ramah Anak) di Desa Alue Anoe Timu, Kecamatan Baktiya, Kamis (2/3/2026).

Ruang Ramah Anak ini dirancang sebagai tempat yang aman, nyaman, dan suportif bagi anak-anak yang terdampak banjir. Fasilitas ini menjadi titik penting dalam proses pemulihan, di mana anak-anak dapat kembali bermain, belajar, serta memperoleh dukungan psikososial secara berkelanjutan setelah mengalami situasi traumatis.

Tak hanya itu, untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, satu unit tandon air juga disediakan dan ditempatkan di area sekitar ruang tersebut. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bersih bagi anak-anak serta masyarakat setempat.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dukungan psikososial yang telah berlangsung sejak Januari dan direncanakan berlanjut hingga April 2026. Kegiatan tersebut menjangkau empat desa di dua kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, yakni Desa Matang Serdang dan Desa Matang Seuke Pulot di Kecamatan Tanah Jamboe Aye, serta Desa Alue Anoe Timu dan Desa Alue Anoe Barat di Kecamatan Baktiya.

Fasilitator Psychosocial Support Yayasan Geutanyoe, Fara Sabrina, menegaskan bahwa keberadaan ruang ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan ruang pemulihan emosional bagi anak-anak.

“Tak apa jika anak-anak masih merasa takut atau sedih, itu adalah bagian dari proses. Di tempat ini, mereka boleh tertawa lagi, bermimpi lagi, dan menemukan kembali rasa aman. Pelan-pelan, luka itu akan sembuh, digantikan dengan cerita baru yang lebih kuat dan penuh harapan,” ujarnya.

Sementara itu, Geuchik Desa Alue Anoe Timu, Zulkarnaini, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Geutanyoe dan Save the Children Indonesia atas bantuan ini. Kehadiran Ruang Ramah Anak menjadi harapan baru bagi anak-anak untuk kembali tersenyum dan bermain, serta perlahan melupakan trauma yang mereka alami. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan kasih sayang yang sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

×
Berita Terbaru Update