![]() |
| Dosen USU dan Unimal gelar pengabdian kepada masyarakat di Aceh Tamiang |
Aceh Tamiang | Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Universitas Malikussaleh melaksanakan penyuluhan dan penyerahan seperangkat unit penjernih air cepat kepada masyarakat Desa Suka Damai, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/6).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang berlangsung sejak Mei hingga November 2026 dengan tema “Jaga Air, Jaga Kesehatan dan Keluarga.”
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air bersih, terutama di wilayah yang rentan mengalami bencana banjir. Selain memperkenalkan teknologi penjernihan air cepat, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga sumber air dan membangun ketahanan kesehatan keluarga.
Ketua Tim Pengabdian, Dra. Syarifah, M.Kes dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sumatera Utara, menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak ketika terjadi bencana.
“Saat bencana dan pascabencana banjir, kebutuhan air bersih adalah salah satu hal penting yang harus segera diatasi. Jika selama ini proses penjernihan secara alami memakan waktu lama, maka dengan pemanfaatan bahan kimia yang tidak bersifat merusak dapat menghasilkan air bersih dalam waktu singkat. Untuk itulah kegiatan ini dilaksanakan, agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyediakan air bersih secara cepat dan aman,” ujarnya.
Selain menyerahkan unit penjernih air cepat, tim juga memberikan penyuluhan mengenai pentingnya mengetahui dan memantau kualitas air yang dikonsumsi, meningkatkan partisipasi komunitas dalam menjaga sumber-sumber air, serta membentuk Kader Peduli Air Bersih di tingkat desa.
"Kader ini diharapkan menjadi penggerak edukasi masyarakat mengenai pentingnya air bersih dan perilaku hidup sehat," ungkapnya.
"Melalui tema Jaga Air, Jaga Kesehatan dan Keluarga, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air bersih semakin meningkat dan mendorong terciptanya gerakan bersama untuk menjaga sumber daya air sebagai fondasi kesehatan dan kesejahteraan keluarga," tambahnya.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Dra. Syarifah, M.Kes dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara sebagai ketua tim, dengan anggota Dr. Sri Malem Indirawati, SKM., M.Si dari FKM USU, Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes., FISPH, FISCM, Sp.KKLP., Subsp.FOMC dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, serta mitra dari Universitas Malikussaleh, Dr. Abdullah Akhyar Nasution, M.Si. Program ini juga melibatkan mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Para mahasiswa berperan dalam proses penyuluhan, pendampingan masyarakat, serta edukasi mengenai pengelolaan air bersih dan perilaku hidup sehat. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat.
Masyarakat Desa Suka Damai menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan solusi praktis terhadap persoalan air bersih yang sering muncul saat banjir. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan lahir model pemberdayaan yang mampu meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus menjaga kesehatan keluarga.
