Aceh Utara — PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan tanggap bencana guna mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Utara, Rabu (14/1/2026) sore.
Pertemuan itu dihadiri Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara Jamaluddin, Asisten III Dayan Albar, serta Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Fakhruradhi.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya difokuskan pada masa tanggap darurat, tetapi juga pemulihan dan rekonstruksi pascabencana.
“Berapapun bantuan yang kita berikan tentu tidak akan pernah bisa menggantikan duka dan rasa kehilangan masyarakat. Namun kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu masyarakat untuk kembali bangkit,” kata Rahmad.
Ia menjelaskan, Pupuk Indonesia telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, antara lain penyediaan air bersih, bantuan sembako, serta rencana rekonstruksi fasilitas ibadah. Salah satu fokus utama adalah renovasi Masjid Baitul Aqla yang terdampak banjir, dengan estimasi biaya mencapai Rp1 miliar.
Ruang lingkup renovasi meliputi pengerukan dan pembersihan lumpur sisa banjir, perbaikan atau penggantian struktur bangunan yang rusak, pekerjaan sipil seperti lantai, dinding, dan saluran air, serta perbaikan fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, perusahaan juga menyalurkan lima truk air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta satu truk bantuan kebutuhan pokok, yang terdiri dari 150 zak beras (masing-masing 50 kg), 30 dus sarden, 120 dus mi instan, 30 dus minyak goreng, dan 120 dus air mineral cup.
Rahmad menambahkan, Aceh Utara menjadi perhatian utama karena merupakan wilayah operasional Pupuk Indonesia. Perusahaan juga memastikan karyawan dan buruh yang terdampak bencana telah mendapatkan bantuan awal agar dapat kembali memulai kehidupan mereka.
“Air bersih menjadi tantangan besar di wilayah terdampak. Alhamdulillah, pasokan air bersih sudah kembali normal dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian PT Pupuk Indonesia terhadap masyarakat Aceh Utara. Ia mengungkapkan hingga saat ini masih banyak warga yang tinggal di tenda-tenda pengungsian akibat rumah mereka rusak berat atau hilang.
“Jumlah pengungsi sangat besar, sementara hunian sementara masih terbatas. Kami terus bekerja siang dan malam agar masyarakat dapat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, terutama menjelang bulan suci,” ungkap Ismail.
Ia juga menyampaikan kebutuhan mendesak lainnya, seperti alat berat untuk membersihkan lumpur di permukiman warga, dump truck untuk pengangkutan material, serta ambulans, mengingat sebagian besar armada ambulans daerah rusak akibat bencana.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran direksi PT Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), antara lain Direktur Utama PIM Filius Yuliandi, Direktur Operasi dan Produksi Zulyan Imansyah, Direktur Keuangan dan Umum Koko Sudiro, Direktur Manajemen Risiko Maimun, Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira, Sekretaris Perusahaan PIM Syahrul Kamal, serta jajaran VP TJSL Pupuk Indonesia.[]

