-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penasihat Khusus Presiden Ngopi Kebangsaan Bersama Alumni Lemhannas Aceh

Januari 10, 2026 Last Updated 2026-01-10T05:01:30Z


Banda Aceh —
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengapresiasi kuatnya nasionalisme masyarakat Aceh dalam kegiatan Ngopi Kebangsaan bersama Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL) Aceh, Jumat pagi (9/1/2026), di Banda Aceh.

Di hadapan pengurus dan alumni IKAL Aceh serta sejumlah undangan, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu berbincang panjang mengenai dinamika geopolitik global dan tantangan pertahanan nasional. Ia juga secara khusus memberikan apresiasi atas kiprah DPD IKAL Aceh yang aktif menyelenggarakan kajian, diskusi publik, penelitian, serta kegiatan ngopi kebangsaan yang telah menjadi ikon IKAL Aceh di tingkat nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih, rasa hormat, dan kebanggaan kepada DPD IKAL Aceh atas ikhtiar dan kontribusinya melalui berbagai kegiatan, kajian, dan ngopi kebangsaan ini. Semua itu diperuntukkan bagi Indonesia yang lebih maju, Aceh yang lebih adil, dan masyarakat yang sejahtera,” ujar Jenderal TNI (Purn) Dudung.

Menurut Guru Besar Ilmu Manajemen Strategis Sekolah Tinggi Hukum Militer tersebut, kondisi dunia saat ini terus berubah dan menuntut setiap bangsa untuk mampu menjaga keutuhan dan eksistensinya. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dunia terus bergerak mencari format dan bentuknya. Kita sebagai warga bangsa tidak boleh berdiam diri. Keutuhan negara dan persatuan bangsa harus terus dijaga,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jenderal Dudung juga menyoroti fenomena saling menghujat dan kecenderungan merendahkan pemimpin serta pemerintah di ruang publik. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap sejarah, tujuan, dan cita-cita luhur bangsa. Nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, serta konsensus nasional harus terus dipegang teguh sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.

“Saya secara pribadi mengapresiasi nasionalisme orang Aceh. Saya sudah lama mengenal Mualem. Insyaallah, di bawah kepemimpinan Mualem, Aceh akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.

Kehadiran Jenderal TNI (Purn) Dudung di Aceh juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Selain menyalurkan bantuan kebutuhan warga terdampak, ia turut menyumbangkan 100 unit Starling yang secara simbolis diserahkan di Pidie Jaya dan Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Kamis (8/1/2026).

Pada kesempatan yang sama, Jenderal Dudung juga melaksanakan Salat Subuh berjemaah dan menyampaikan ceramah Subuh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Ketua DPD IKAL Lemhannas RI Aceh, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Jenderal TNI (Purn) Dudung beserta rombongan di Aceh. Menurutnya, kegiatan ngopi kebangsaan telah menjadi agenda rutin IKAL Aceh sebagai wadah diskusi isu-isu strategis kebangsaan dan kemasyarakatan.

“Melalui diskusi ini, diharapkan lahir pokok-pokok pikiran dan solusi yang dapat menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Syahrizal.

Kegiatan Ngopi Kebangsaan tersebut turut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, unsur Forkopimda Aceh, pengurus dan alumni IKAL Aceh, perwakilan instansi pemerintah, tokoh agama, kalangan swasta, LSM, serta insan media.[]

×
Berita Terbaru Update