-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

IMSAM Gelar Meusyeuhu Fest II: Meriahkan Samalanga dan Simpang Mamplam dengan Prestasi, UMKM, dan Pengabdian

Agustus 18, 2025 Last Updated 2025-08-18T07:39:30Z


Bireuen –
Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Samalanga dan Simpang Mamplam (IMSAM) Lhokseumawe–Aceh Utara kembali menghadirkan acara spektakuler bertajuk IMSAM Meusyeuhu Fest II. Mengusung tema “Bersama IMSAM, Kita Tingkatkan Prestasi Pelajar, Mendukung UMKM, dan Mewujudkan Pengabdian yang Nyata”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa IMSAM bagi kampung halamannya di Samalanga dan Simpang Mamplam.

Event akbar ini digelar selama lima hari lima malam, mulai 12 hingga 16 Agustus 2025. Dikerjakan oleh sekitar 60 panitia, IMSAM Meusyeuhu Fest II menghadirkan rangkaian kegiatan yang beragam, mulai dari kompetisi pelajar, bazar UMKM, donor darah, hingga puncak malam kesenian yang memikat ribuan pengunjung.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai kompetisi yang diikuti pelajar dari Samalanga dan Simpang Mamplam. Perlombaan seni, olahraga, hingga kompetisi akademik menjadi ajang unjuk bakat generasi muda. Acara ini tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga membangun semangat berkompetisi yang sehat dan sportif.

IMSAM juga memberi ruang istimewa bagi pelaku UMKM lokal untuk memamerkan produk unggulan mereka. Mulai dari kuliner khas daerah, aneka minuman, hingga kerajinan tangan kreatif, semua menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Kehadiran expo ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga bentuk dukungan IMSAM terhadap pengembangan ekonomi masyarakat serta semangat kewirausahaan di kalangan anak muda.

Agenda lain yang tak kalah bermakna adalah kegiatan donor darah. Mahasiswa, peserta, hingga masyarakat umum antusias mendonorkan darah mereka untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah sekitar.
“Donor darah ini menjadi simbol kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang diberikan bisa menyelamatkan nyawa,” ujar salah seorang panitia IMSAM.

Malam penutupan IMSAM Meusyeuhu Fest II berlangsung meriah dengan suguhan seni budaya dari berbagai sanggar daerah. Tarian-tarian tradisional seperti Nirmala, Kenduri Mulot, Ratoeh Jaro, Putroe Hate Ma, hingga tarian khas Samalanga, Rabani Wahed, sukses memikat penonton. Puncak acara ditutup dengan sorakan pengunjung dan pesta kembang api yang menandai keberhasilan event tahunan ini.

Seorang perwakilan dari Ikatan Keluarga Samalanga & Simpang Mamplam (IKSM) bahkan memberikan apresiasi luar biasa terhadap kerja keras panitia.
“Saya sangat salut dengan panitia yang hanya berjumlah sekitar 60 orang, namun mampu menyelenggarakan event sebesar ini. Setara pemerintah kabupaten pun perlu berpikir dua kali untuk menggelar acara seperti ini,” ungkapnya.

Bagi mahasiswa IMSAM, Meusyeuhu Fest II bukan sekadar hiburan, melainkan momentum mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pelaku usaha. Dengan mengusung semangat meusyeuhu atau gotong royong, IMSAM menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga peduli terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.

“Melalui IMSAM Meusyeuhu Fest II, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa bisa menghadirkan energi positif untuk kampung halaman. Inilah wujud pengabdian nyata,” ujar salah seorang panitia.

IMSAM pun terus menggaungkan slogannya yang sarat makna persatuan, #IMSAM Satu dan Padu, sebagai semangat kebersamaan untuk melangkah maju.[]

×
Berita Terbaru Update