LHOKSUKON – Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Dusun Cot Kumbang, Gampong Meunasah Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.
Rumah yang tertimpa pohon tersebut merupakan milik Nurdin (48), seorang petani yang tinggal di Dusun Cot Kumbang. Pohon yang tumbang akibat kondisi cuaca ekstrem mengenai bagian bangunan rumah hingga mengalami kerusakan berat dan sebagian bangunan roboh.
Akibat kerusakan tersebut, rumah tidak lagi aman untuk ditempati. Nurdin bersama keluarganya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat yang masih berada di wilayah Gampong Meunasah Geumata.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Lhoksukon AKP M Jamil membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan pendataan awal, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, rumah warga mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang dan untuk sementara pemilik rumah bersama keluarganya mengungsi ke rumah kerabat,” ujar AKP M Jamil.
Menurutnya, kepolisian telah berkoordinasi dengan perangkat gampong dan pihak terkait untuk melakukan pendataan terhadap kondisi warga terdampak serta memastikan kebutuhan penanganan di lokasi kejadian.
Kerugian materi akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta. Geuchik Gampong Meunasah Geumata, Jamaluddin, juga telah mengetahui kejadian tersebut dan meninjau langsung kondisi rumah yang mengalami kerusakan.
Kapolsek Lhoksukon mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana saat hujan lebat disertai angin kencang. Kewaspadaan terutama perlu ditingkatkan bagi warga yang tinggal di sekitar pepohonan besar maupun bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari lokasi yang berisiko dan segera mencari tempat yang aman apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi cuaca juga perlu terus dipantau untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan,” pungkasnya.
