BANDA ACEH — PT Bank Aceh Syariah menyerahkan zakat perusahaan tahun 2025 sebesar Rp2,74 miliar kepada Baitul Mal Aceh (BMA). Penyerahan zakat secara simbolis berlangsung di Banda Aceh, Selasa (1/9/2026), sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban zakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Zakat tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, dan diterima Ketua Badan Baitul Mal Aceh (BMA), Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, SH.
Penyerahan zakat perusahaan ini menjadi salah satu wujud kepedulian PT Bank Aceh Syariah terhadap masyarakat, khususnya melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya atau mustahik.
Ketua Badan BMA, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bank Aceh Syariah atas kepercayaan yang diberikan kepada BMA dalam mengelola zakat perusahaan tersebut.
Menurutnya, zakat yang dihimpun melalui BMA akan dikelola sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku. Dana tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan serta membantu masyarakat Aceh yang membutuhkan.
“Zakat perusahaan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Aceh Syariah yang terus menunjukkan komitmennya dalam menunaikan zakat melalui Baitul Mal Aceh,” ujar Muhammad Yunus.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Badan BMA turut didampingi sejumlah Anggota Badan, Kepala Sekretariat BMA, serta jajaran terkait.
BMA berharap kontribusi PT Bank Aceh Syariah melalui penyaluran zakat perusahaan dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi zakat perusahaan di Aceh sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dengan semakin optimalnya penghimpunan dan pengelolaan zakat, BMA berharap dana zakat tidak hanya menjadi instrumen pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.[]
