BANDA ACEH – Teuku M. Farza dan Cut Jihan Sherana Amanda dinobatkan sebagai Duta Generasi Berencana (GenRe) Putra dan Putri Kota Banda Aceh 2026. Keduanya terpilih dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, Sabtu (22/8/2026).
Penyematan selempang kepada Duta GenRe terpilih dilakukan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim, serta Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah.
Posisi juara II diraih Teuku M. Fazil dan Ishraf Asyifa, sedangkan juara III diraih Khalis Nadhifah Ammar dan Iklil Fairuz Jinan.
Ajang pemilihan Duta GenRe yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN Aceh tersebut menjadi wadah untuk memilih figur remaja yang mampu menjadi panutan sekaligus menyuarakan pentingnya perencanaan masa depan kepada generasi sebaya.
Proses pemilihan berlangsung sejak Juli 2026. Para peserta terlebih dahulu mengikuti tahapan pendaftaran, kemudian tes tertulis pada awal Agustus, wawancara, hingga akhirnya terpilih lima finalis putra dan lima finalis putri untuk melaju ke tahap akhir.
Plt Kepala DP3AP2KB Banda Aceh, Tiara Sutari, mengatakan Forum GenRe diharapkan mampu mendorong remaja membangun karakter, keterampilan, serta kesadaran terhadap kesehatan sebagai bekal menjadi calon pemimpin masa depan.
Menurutnya, Duta GenRe memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di kalangan remaja. Mereka diharapkan mampu mengajak teman sebaya menjauhi berbagai perilaku berisiko sekaligus memberikan informasi yang benar mengenai kesehatan dan perencanaan kehidupan.
“Forum GenRe diharapkan menjadi agen perubahan dengan mengajak teman sebaya tidak melakukan perilaku berisiko seperti perkawinan usia anak, seksualitas berisiko, penyalahgunaan NAPZA sekaligus berbagai bentuk kekerasan. Serta menyampaikan informasi terutama kesehatan reproduksi, perencanaan berkeluarga dan kesehatan mental,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal berharap Duta GenRe yang terpilih dapat menjadi inspirasi sekaligus penggerak perubahan positif bagi remaja di Kota Banda Aceh.
“Mereka diharapkan aktif mengajak teman-teman seusianya untuk menjauhi NAPZA, pergaulan bebas dan berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat pendidikan, masa depan, serta kualitas kehidupan mereka,” kata Illiza.
Ia juga berharap keberadaan Duta GenRe tidak hanya terbatas pada kegiatan sosialisasi di kalangan remaja, tetapi dapat berkembang menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan kota.
Menurut Illiza, keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan penting agar berbagai kebijakan yang dihasilkan pemerintah turut mempertimbangkan perspektif, aspirasi, dan kebutuhan generasi muda.
Dengan terpilihnya Teuku M. Farza dan Cut Jihan Sherana Amanda sebagai Duta GenRe Banda Aceh 2026, keduanya diharapkan mampu menjalankan peran sebagai teladan bagi remaja sekaligus menyebarkan pesan mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan, perencanaan kehidupan, serta masa depan yang lebih terarah.[]
