-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menteri PU Apresiasi Gotong Royong Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah

Juli 09, 2026 Last Updated 2026-07-09T09:00:01Z

Menteri PU Dody Hanggodo mengapresiasi salah satu tokoh masyarakat Syahrial yang menginisiasi perbaikan sementara Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh. (Dok Kementerian PU).

BENER MERIAH –
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan apresiasi kepada tokoh masyarakat Bener Meriah, Syahrial, yang menginisiasi perbaikan sementara Jembatan Enang-Enang secara swadaya bersama warga.

Sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian masyarakat dalam menjaga akses transportasi, Dody secara simbolis menyematkan rompi dan topi Kementerian PU kepada Syahrial saat meninjau langsung kondisi jembatan, Rabu (8/7).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial," ujar Dody.

Menurut Dody, inisiatif masyarakat memperbaiki jembatan yang rusak merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang patut menjadi teladan. Langkah tersebut dinilai telah membantu menjaga konektivitas masyarakat di Kabupaten Bener Meriah sehingga aktivitas warga tetap dapat berlangsung sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah.

"Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu, karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya. Tugas kami sekarang memberikan dukungan maksimal agar apa yang telah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia, namun tetap dapat dimanfaatkan secara terbatas dengan mengutamakan keselamatan," kata Dody.

Ia memastikan pemerintah akan melanjutkan penguatan struktur jembatan agar lebih aman digunakan. Perbaikan sementara yang telah dilakukan warga akan ditingkatkan melalui penanganan teknis, disertai pemantauan rutin mengingat kondisi sungai dan tanah di sekitar jembatan masih berpotensi menimbulkan risiko.

Menteri PU juga telah menginstruksikan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Direktur Jembatan, dan tim teknis untuk segera memperkuat struktur bagian bawah jembatan.

"Selama proses itu berlangsung, jembatan akan terus diawasi. Jika sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan akan dihentikan sementara hingga kondisinya benar-benar aman," ujarnya.

Selain melakukan penanganan terhadap Jembatan Enang-Enang, Kementerian PU juga menyiapkan solusi jangka panjang guna memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga. Salah satunya melalui pelebaran Jalan Werlah yang selama ini menjadi jalur alternatif, serta pembangunan dua jembatan baru.

Dengan langkah tersebut, masyarakat nantinya memiliki beberapa pilihan akses yang lebih aman, sementara distribusi logistik dapat dilayani melalui jalur yang memiliki kapasitas lebih memadai.

Sementara itu, Syahrial mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Menurutnya, penyematan rompi dan topi Kementerian PU bukan hanya menjadi penghargaan bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang selama ini bergotong royong menjaga akses penghubung tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PU yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan. Kami tidak pernah menyangka akan mendapat perhatian dan apresiasi seperti ini. Ini menjadi penghargaan bagi seluruh masyarakat yang bersama-sama bergotong royong demi menjaga akses dan membantu sesama," ujar Syahrial.

Ia menegaskan masyarakat siap mendukung pemerintah agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan.

Kementerian PU memastikan penanganan permanen Jembatan Enang-Enang akan dipercepat. Selama masa transisi, jembatan tetap difungsikan secara terbatas dengan pengawasan ketat serta pembatasan jenis kendaraan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah agar seluruh tahapan penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.[]

×
Berita Terbaru Update