BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menetapkan Sunnyl Iqbal sebagai Komisaris Utama PT Pema Global Energi (PGE). Penunjukan tersebut dilakukan melalui keputusan pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Keputusan itu merupakan bagian dari restrukturisasi jajaran komisaris dan direksi perusahaan yang ditetapkan melalui mekanisme sirkuler pada 13 Maret 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi PT Pembangunan Aceh (Perseroda) bernomor 194/PEMA/III/2026 tertanggal 17 Maret 2026. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa keputusan diambil berdasarkan Pasal 91 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang memungkinkan pengambilan keputusan pemegang saham di luar forum RUPS.
Selain menunjuk Sunny sebagai Komisaris Utama, pemegang saham juga menetapkan Asnawi sebagai anggota komisaris. Sementara itu, posisi Direktur Utama dipercayakan kepada Muhammad Nur.
Melalui keputusan tersebut, direksi PT Pembangunan Aceh (Perseroda) diperintahkan untuk segera menindaklanjuti seluruh hasil penetapan dengan langkah-langkah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, direksi PT Pema Global Energi diminta melakukan penyesuaian administratif, legal, serta tindakan korporasi lainnya guna memastikan implementasi keputusan berjalan efektif.
Koordinasi lanjutan antara kedua entitas juga ditekankan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, dengan tetap mengacu pada anggaran dasar perusahaan dan regulasi yang berlaku.
Profil Singkat
Sunnyl Iqbal dikenal sebagai tokoh muda dan pengusaha asal Aceh. Ia juga merupakan putra dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Dalam kiprahnya, Sunnyl aktif di berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Aceh serta menjabat Sekretaris Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh.
Perombakan manajemen ini diharapkan mampu memperkuat kinerja perusahaan serta mendorong pengembangan sektor energi daerah ke depan.[]
