Aceh Utara - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Kecamatan Sawang Universitas Malikussaleh (Unimal) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaksanakan kegiatan skrining depresi dan pendampingan psikososial bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 17 Aceh Utara pascabencana. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (27/1/2026) di lingkungan sekolah setempat.
Kegiatan tersebut difokuskan pada deteksi dini potensi gangguan depresi serta kondisi psikososial anak-anak yang terdampak bencana. Selain itu, skrining ini menjadi langkah awal dalam memberikan pendampingan yang tepat guna mendukung pemulihan kesehatan mental peserta didik.
Pelaksanaan skrining dilakukan dengan menggunakan metode observasi perilaku, komunikasi suportif, serta instrumen skrining psikososial sederhana yang disesuaikan dengan usia anak. Dalam prosesnya, mahasiswa KKN Relawan turut melibatkan guru dan tenaga pendamping sekolah untuk memastikan pendekatan yang ramah anak dan sesuai dengan kondisi peserta didik.
Koordinator Humas KKN Relawan Sawang, Ferdiansyah, menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental anak merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana.
“Anak-anak sering kali kesulitan mengekspresikan tekanan psikologis yang mereka alami. Melalui skrining depresi dan psikososial ini, kami berupaya melakukan deteksi sejak dini agar kondisi mereka dapat ditindaklanjuti secara tepat,” katanya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Relawan Sawang, Muchlis, S.Sos., menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“KKN Relawan tidak hanya berkontribusi pada pemulihan fisik pascabencana, tetapi juga menyentuh aspek psikologis yang kerap terabaikan. Kolaborasi dengan Kemenkes RI memperkuat pendekatan ilmiah serta meningkatkan kebermanfaatan program ini,” katanya.[]
