-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Abiya Kuta Krueng Buka Pendidikan Gratis bagi Anak Korban Banjir Aceh

Desember 20, 2025 Last Updated 2025-12-20T07:47:16Z

Pidie Jaya Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, secercah harapan hadir dari kalangan ulama dayah. Pimpinan Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kabupaten Pidie Jaya, Abiya Kuta Krueng, menyatakan kesiapan dayah yang dipimpinnya untuk menampung dan mendidik putra-putri Aceh dari daerah terdampak bencana secara gratis.

Inisiatif ini ditujukan bagi anak-anak dari kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Dayah Darul Munawwarah membuka kesempatan bagi mereka untuk mengikuti pendidikan program Mu‘adalah jenjang Wustha dan ‘Ulya, yang setara dengan tingkat SMP dan SMA.

Abiya Kuta Krueng menegaskan bahwa dalam situasi bencana, perhatian terhadap pendidikan generasi muda tidak boleh terabaikan. Menurut tokoh yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) tersebut, penyelamatan pendidikan anak-anak Aceh merupakan prioritas penting selain penanganan darurat dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Bencana boleh merusak rumah dan harta benda, tetapi jangan sampai merusak masa depan anak-anak Aceh. Pendidikan mereka harus diselamatkan, karena dari merekalah kelanjutan Aceh dan keberlangsungan Islam di negeri ini akan ditentukan,” ujar Abiya Kuta Krueng dalam siaran pers, Sabtu (20/12/2025).

Ia menjelaskan, Dayah Darul Munawwarah tidak hanya menggratiskan biaya pendidikan, tetapi juga menanggung kebutuhan makan serta kebutuhan dasar santri yang berasal dari keluarga korban bencana. Bahkan, pihak dayah telah menyiapkan asrama khusus agar proses pembinaan, pendampingan akademik, dan penguatan spiritual dapat berjalan optimal.

Langkah ini, lanjut Abiya, merupakan bentuk tanggung jawab moral ulama dayah dalam merespons bencana secara berkelanjutan. Jika bantuan darurat bersifat sementara, maka pendidikan adalah investasi jangka panjang yang dampaknya akan dirasakan hingga masa depan.

“Dayah harus hadir bukan hanya sebagai tempat belajar kitab, tetapi sebagai rumah perlindungan umat. Ketika anak-anak kehilangan ruang aman untuk belajar, maka dayah wajib membuka pintu selebar-lebarnya,” tegasnya.

Sebagai Ketua Umum PB HUDA, Abiya Kuta Krueng juga mengajak dayah-dayah lain di Aceh untuk mengambil langkah serupa sesuai dengan kemampuan masing-masing, agar tidak ada generasi Aceh yang tertinggal pendidikannya akibat bencana.

Bagi orang tua atau wali dari anak-anak korban banjir dan longsor yang berminat mendaftarkan putra-putrinya di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, dapat menghubungi kontak person Guru Dayah Darul Munawwarah, Tgk. Mujlisal, melalui nomor 0811-3377-465 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.[]

×
Berita Terbaru Update