
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali. (Foto/Ist)
Banda Aceh – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali, mengimbau masyarakat untuk menghindari pengajian yang bersifat tertutup dan menggunakan kitab rujukan yang tidak dikenal di Aceh. Seruan ini disampaikan menyusul penangkapan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri atas dugaan keterlibatan dalam jaringan terorisme.
Menurut Tgk Faisal Ali, kasus tersebut harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat agar lebih waspada dan selektif dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Ia menegaskan, keterbukaan dalam pengajian dan penggunaan kitab rujukan yang makruf di Aceh penting untuk mencegah penyebaran ajaran menyimpang.
“Hindari pengajian-pengajian yang sifatnya tersembunyi dan kitab rujukan yang tidak makruf di Aceh,” tegasnya kepada Waspadaaceh.com, Senin (11/8/2025).
Ia juga berharap aparat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyampaikan perkembangan kasus ini secara transparan kepada publik. “Harapan kita agar kasus ini dijelaskan setransparan mungkin ke publik oleh aparat BNPT. Masyarakat diharapkan menunggu proses ini berjalan dari tahapan ke tahapan serta mengedepankan praduga tak bersalah,” tambahnya.
Sebelumnya, Densus 88 menangkap dua ASN di Aceh pada Selasa (5/8/2025) di dua lokasi berbeda di Banda Aceh. MZ, ASN aktif di Kanwil Kementerian Agama Aceh, dibekuk saat berada di sebuah warung kopi di pusat kota. Sementara ZA, pegawai Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, diamankan di showroom mobil miliknya di kawasan Batoh.
Selain penangkapan, aparat juga menggeledah sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan barang atau dokumen terkait aktivitas terorisme.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa kedua ASN tersebut diduga memiliki peran strategis dalam organisasi yang terkait jaringan terorisme. ZA diduga mengelola aliran dana untuk mendukung logistik dan aktivitas kelompok tersebut, sementara MZ disebut berperan sebagai salah satu petinggi jaringan teror di Aceh yang bertugas melakukan perekrutan kader.
Pimpinan dari kedua instansi terkait membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa saat ini MZ dan ZA sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak berwenang.[Waspadaaceh.com]
Tag Terpopuler
› Aceh
› Agama
› Peristiwa
Dua ASN Aceh Ditangkap Densus 88, Ketua MPU Imbau Warga Waspadai Pengajian Tertutup
Dua ASN Aceh Ditangkap Densus 88, Ketua MPU Imbau Warga Waspadai Pengajian Tertutup
Redaksi
Agustus 11, 2025
Last Updated
2025-08-11T09:03:18Z