-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Anggota DPD, Azhari Cage Dukung Transformasi Rumah Baca di Nisam Menjadi TPQ Rangkang Baitul Hikmah

Juli 23, 2026 Last Updated 2026-07-23T14:20:48Z


ACEH UTARA – Komitmen memperkuat pendidikan agama dan budaya literasi di pedesaan terus mendapat perhatian. Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Aceh periode 2024–2029, Azhari Cage, S.IP, mengunjungi Rumah Baca Rangkang Pustaka Indonesia di Meunasah Meucat, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (23/7).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi pengelola Rumah Baca Rangkang Pustaka Indonesia yang tengah mempersiapkan transformasi lembaga menjadi TPQ Rangkang Baitul Hikmah, sebuah pusat pendidikan Al-Qur'an yang tetap mempertahankan semangat literasi sebagai fondasi pembelajaran.

Kedatangan Azhari Cage disambut hangat oleh pengelola rumah baca, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam pertemuan itu, pendiri sekaligus pengelola Rumah Baca Rangkang Pustaka Indonesia, Muhammad Ichsan Abda, M.Pd, memaparkan arah pengembangan lembaga yang telah berbadan hukum yayasan sejak 2023 tersebut.

Ia menjelaskan, transformasi menjadi TPQ dilakukan sebagai langkah memperluas manfaat bagi masyarakat. Selain mempertahankan kegiatan literasi dan budaya membaca, lembaga ini akan mengembangkan pendidikan keislaman melalui pembelajaran tauhid, ilmu tajwid, serta program tahfiz Al-Qur'an bagi anak-anak di Kecamatan Nisam dan wilayah sekitarnya.

"Konsep rumah baca tetap dipertahankan, namun kami ingin memperkuat pendidikan Al-Qur'an sehingga anak-anak tidak hanya gemar membaca buku, tetapi juga memiliki bekal ilmu agama yang kuat," ujar Ichsan.

Ia menambahkan, bangunan rangkang berbahan kayu yang menjadi ciri khas tempat belajar tersebut akan terus dioptimalkan sebagai ruang belajar yang nyaman sekaligus mencerminkan kearifan lokal Aceh.

Dalam kesempatan itu, Azhari Cage menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para pemuda yang menginisiasi dan mengelola rumah baca secara swadaya. Menurutnya, upaya yang dilakukan para alumni Universitas Malikussaleh tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam membangun kualitas pendidikan masyarakat dari tingkat desa.

Ia menilai transformasi rumah baca menjadi taman pendidikan Al-Qur'an merupakan langkah strategis yang layak mendapat dukungan berbagai pihak. Karena itu, dirinya menyatakan komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait penguatan legalitas lembaga serta kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan.

"Kehadiran lembaga seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Sinergi antara budaya literasi dan pendidikan Al-Qur'an menjadi modal besar untuk mencetak generasi yang berilmu sekaligus berakhlak," ujarnya.

Masyarakat Meunasah Meucat menyambut positif rencana perubahan tersebut. Mereka berharap proses transformasi menuju TPQ Rangkang Baitul Hikmah dapat berjalan lancar dengan dukungan pemerintah, legislatif, dan berbagai elemen masyarakat.

Keberadaan TPQ yang berpadu dengan rumah baca diyakini akan menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat. Dengan demikian, lembaga ini diharapkan mampu melahirkan generasi Aceh yang unggul secara intelektual, mandiri, serta memiliki karakter dan akhlak mulia.[]

×
Berita Terbaru Update