-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Tanggul Irigasi Tanah Jambo Aye

Juli 22, 2026 Last Updated 2026-07-22T02:10:36Z


LHOKSUKON –
Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di tanggul irigasi Dusun Blang Barat, Gampong Lhok Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (21/7/2026) malam. Korban diduga tenggelam saat mandi dan berenang bersama teman-temannya.

Korban diketahui bernama Muhammad Adam Alfatih (9), pelajar yang merupakan warga Dusun Blang Timu, Gampong Lhok Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Agus Alfian Halomoan Lubis mengatakan, peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 17.30 WIB ketika korban bersama beberapa teman sebayanya pergi mandi dan berenang di tanggul irigasi.

Sekitar 30 menit kemudian, korban tidak lagi terlihat di lokasi. Menyadari korban menghilang, abang kandungnya yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian.

"Korban sudah tidak terlihat lagi di lokasi. Saat dilakukan pencarian, hanya pakaian korban yang ditemukan di tepi tanggul," ujar AKP Agus.

Karena tidak berhasil menemukan korban, abang korban segera pulang untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua. Mendapat kabar itu, keluarga bersama warga setempat bergegas menuju lokasi dan melakukan pencarian di sekitar saluran irigasi.

Setelah pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka.

Kapolsek menjelaskan, saat proses pencarian berlangsung, kondisi aliran air di tanggul irigasi cukup deras dengan kedalaman diperkirakan mencapai sekitar 1,5 meter. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang diketahui mandi di lokasi tersebut sebelum dilaporkan hilang.

Menerima laporan kejadian itu, personel Polsek Tanah Jambo Aye langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian, mendata identitas korban dan para saksi, serta mendokumentasikan peristiwa sebelum melaporkannya kepada pimpinan.

"Keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. Korban rencananya dimakamkan pada Rabu pagi," kata AKP Agus.

Atas peristiwa tersebut, kepolisian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain atau mandi di sungai, saluran irigasi, maupun lokasi lain yang memiliki arus deras.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membiarkan anak-anak berenang tanpa pengawasan orang dewasa, terlebih ketika debit air sedang tinggi dan arus cukup deras. Pengawasan bersama sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update