-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Unimal Usulkan Lima Calon Guru Besar, Dorong Skala Riset Internasional

April 11, 2025 Last Updated 2025-04-11T07:34:59Z

Lima calon guru besar Universitas Malikussaleh. Foto: Ist
 

Aceh Utara – Universitas Malikussaleh (Unimal) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing global. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Rapat Senat Universitas yang membahas pengusulan lima calon Guru Besar baru, Kamis (10/4/2025), di Kampus Reuleut, Aceh Utara.

Kelima calon Guru Besar yang diusulkan untuk periode 2025 berasal dari berbagai bidang keilmuan strategis, yaitu Dr Maizuar, ST, MSc – Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, Dr Laila Nazirah, SP, MP – Pemuliaan Tanaman, Dr Faisal, SAg, SH, MHum – Hukum Ekonomi Islam, Dr Asnawi, SE, MSi – Ekonomi Pertanian, dan Dr Ghazali Syamni, SE, MSc – Keuangan Keprilakuan.

Plt Ketua Senat Universitas, Deassy Sisca, MSc, menyampaikan bahwa rapat senat kali ini tidak hanya membahas pengusulan calon Guru Besar, tetapi juga menetapkan pengusulan jabatan fungsional Lektor Kepala bagi 17 dosen Unimal pada periode pertama tahun 2025.

“Ini merupakan momentum penting dalam penguatan kapasitas akademik universitas. Calon-calon yang diusulkan tidak hanya berprestasi di bidang keilmuannya masing-masing, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan Unimal ke arah yang lebih maju,” ungkap Deassy.

Dalam forum tersebut, masing-masing calon Guru Besar memaparkan rekam jejak akademik, mulai dari karya ilmiah bereputasi, buku-buku ilmiah, hingga kontribusi nyata mereka terhadap pengembangan pendidikan tinggi. Mereka juga menyampaikan visi dan komitmen dalam mendukung pengembangan Unimal, terutama dalam memperluas kolaborasi dan riset bertaraf internasional.

Salah satu calon Guru Besar, Dr Asnawi, menyampaikan tekadnya untuk terus mengabdi kepada masyarakat melalui pengembangan ekonomi produktif berbasis pertanian. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat serta mengurangi dampak negatif industri ekstraktif.

“Pemanfaatan potensi pertanian yang efektif dapat mendukung peningkatan pendapatan daerah dan mengurangi risiko degradasi lingkungan. Ini menjadi kontribusi nyata kami sebagai akademisi,” kata Dr Asnawi.

Rapat senat yang berlangsung secara khidmat dan penuh semangat ini diakhiri dengan persetujuan senat terhadap pengusulan kelima calon Guru Besar tersebut. Harapannya, kehadiran mereka sebagai profesor akan menjadi katalisator dalam memperluas cakupan riset Unimal ke kancah internasional.

Kamaruddin Hasan Kuya, dosen Ilmu Komunikasi Unimal sekaligus kandidat doktor dari UIN Sumatera Utara, menegaskan optimisme senat atas kemajuan yang tengah dicapai.

“Penambahan Guru Besar ini diharapkan membawa angin segar bagi atmosfer akademik kampus. Kami optimis, riset-riset internasional dari Unimal akan semakin berkembang dan menjadikan kampus jantong hatee wilayah Pasee ini makin diperhitungkan di tingkat global,” pungkasnya.[]

×
Berita Terbaru Update