-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur Aceh Temui Kapolri, Bahas Penguatan Perdamaian dan Pemberantasan Narkoba

November 04, 2026 Last Updated 2026-11-04T02:49:04Z


JAKARTA –
Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., di kediaman dinas Kapolri, Jakarta, Selasa (3/11/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Polri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan serta keberlanjutan perdamaian di Aceh.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Mualem didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, Irsyadi. Sejumlah persoalan strategis dibahas, mulai dari perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penguatan perdamaian Aceh, hingga upaya bersama dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

Mualem menegaskan, sinergi antara Pemerintah Aceh dan jajaran Polri sangat diperlukan untuk memastikan kondisi keamanan daerah tetap terjaga. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah persoalan peredaran narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi Aceh, terutama terhadap masa depan generasi muda.

Mualem menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas berbagai langkah penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkoba di Aceh. Ia menegaskan, Pemerintah Aceh mendukung penuh upaya kepolisian dalam memberantas kejahatan narkotika yang dapat merusak tatanan sosial dan mengancam kualitas sumber daya manusia.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Polri dalam melakukan penindakan terhadap peredaran narkoba di Aceh. Pemerintah Aceh mendukung penuh upaya Polri dalam memberantas narkoba. Ini merupakan persoalan serius yang harus kita tangani bersama demi menyelamatkan generasi muda dan masa depan Aceh,” tegas Mualem.

Selain pemberantasan narkotika, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya menjaga perdamaian Aceh yang telah terbangun selama ini. Mualem mengingatkan bahwa perdamaian merupakan modal penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah sehingga harus dirawat melalui komitmen dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak Pemerintah Aceh, TNI, Polri, serta seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan menjaga suasana daerah agar tetap aman, damai, dan kondusif.

“Perdamaian Aceh harus terus kita jaga bersama. Kita ingin Aceh tetap aman, damai, dan kondusif. Karena itu, sinergi antara Pemerintah Aceh, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi ini,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Aceh berharap koordinasi dan komunikasi dengan Polri semakin kuat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di daerah. Kerja sama yang solid antarlembaga diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum, mencegah gangguan kamtibmas, serta menjaga keberlanjutan perdamaian Aceh.

Dengan situasi keamanan yang stabil dan kondusif, berbagai agenda pembangunan di Aceh diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.[]

×
Berita Terbaru Update