JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 melalui jalur sekolah kedinasan akan segera dibuka. Lulusan SMA/sederajat yang berminat mengikuti seleksi diminta mulai mempersiapkan diri.
Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrullah, mengatakan pihaknya menargetkan pembukaan pendaftaran dilakukan pada pekan depan setelah seluruh persiapan teknis selesai.
"Kami upayakan minggu depan pendaftaran sekolah kedinasan sudah dibuka," ujar Zudan, Sabtu (18/7).
Menurut dia, pelaksanaan seleksi sekolah kedinasan merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan BKN. Jumlah formasi yang dibuka ditetapkan oleh Menteri PANRB Rini Widyantini.
Zudan menjelaskan, regulasi mengenai pengadaan mahasiswa sekolah kedinasan telah memiliki dasar hukum setelah Peraturan Menteri PANRB (PermenPANRB) tentang pengadaan sekolah kedinasan resmi ditandatangani.
"PermenPANRB sudah ditandatangani Ibu Menteri PANRB pekan lalu. Karena itu, BKN langsung menyiapkan implementasi pelaksanaannya," katanya.
Meski saat ini BKN juga menangani proses pengadaan aparatur sipil negara (ASN) untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Sekolah Rakyat, Zudan memastikan persiapan seleksi sekolah kedinasan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Ia mengimbau para lulusan SMA dan sederajat yang berminat melanjutkan pendidikan melalui sekolah kedinasan untuk mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan seleksi.
Zudan menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik BKN. Karena itu, peserta diminta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.
"Seleksi ini murni menggunakan CAT BKN. Tidak ada yang bisa membantu peserta selain kemampuan masing-masing. Tidak ada istilah orang dalam karena seluruh hasil seleksi ditampilkan secara terbuka," tegasnya.
Sebagai perbandingan, pada seleksi sekolah kedinasan tahun 2025, pendaftaran berlangsung pada 29 Juni hingga 18 Juli. Tahun ini, pemerintah menargetkan proses pendaftaran dimulai lebih awal pada pekan ketiga Juli 2026.[]
