-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

1.954 Warga Aceh Timur Masih Tinggal di Tenda Pengungsian

Maret 13, 2026 Last Updated 2026-03-12T18:06:28Z

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky berdialog dengan pengungsi banjir di Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (2/12/2025). ANTARA/HO-Pemkab Aceh Timur 

Aceh Timur —
Bupati Iskandar Usman Al‑Farlaky menyatakan sebanyak 1.954 jiwa dari 601 keluarga korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur masih bertahan di lokasi pengungsian hingga saat ini. Bencana tersebut terjadi pada akhir November 2025.

“Hingga saat ini terdapat 601 keluarga dengan 1.954 jiwa masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 yang masih berada di pengungsian,” kata Iskandar saat dihubungi dari Banda Aceh, Kamis (12/3/2026).

Menurut Bupati, lokasi pengungsian korban tersebar di 13 titik di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pante Bidari, Kecamatan Serbajadi, dan Kecamatan Simpang Jernih. Dari ketiga wilayah tersebut, Kecamatan Pante Bidari menjadi daerah dengan jumlah titik pengungsian terbanyak.

Di Kecamatan Pante Bidari terdapat tujuh titik pengungsian yang tersebar di empat gampong. Di Gampong Sah Raja, tercatat 239 keluarga atau 712 jiwa mengungsi di tiga lokasi, yakni Dusun Pureng, Dusun Sarah Gala, dan Dusun Sarah Raja dengan mendirikan tenda keluarga secara mandiri.

Sementara itu, di Gampong Pante Labu, sebanyak 10 keluarga atau 39 jiwa mengungsi di meunasah Dusun Bahagia. Di Gampong Alue Ie Mirah, terdapat lima keluarga atau 18 jiwa yang mengungsi secara mandiri di tenda. Sedangkan Gampong Sijudo menampung 40 keluarga atau 160 jiwa yang tersebar di dua titik pengungsian dengan tenda keluarga.

Di Kecamatan Serbajadi terdapat lima titik pengungsian. Dusun Karang Kuda di Gampong Bunin menampung 100 keluarga atau 372 jiwa. Sementara Dusun Peukan Lokop di Gampong Lokop menjadi lokasi pengungsian bagi 27 keluarga atau 47 jiwa yang menempati kantor kepala desa setempat.

Selain itu, Dusun Bugak di Gampong Sunti menampung 50 keluarga atau 187 jiwa yang mengungsi di Balai Adat Desa Sekualan. Gampong Umah Taring menjadi lokasi pengungsian bagi 55 keluarga atau 180 jiwa yang menempati SD Loot Jering. Adapun Gampong Ujung Karang menampung lima keluarga atau 18 jiwa yang mengungsi secara mandiri di tenda keluarga di Dusun Tembolon.

Sementara itu, di Kecamatan Simpang Jernih terdapat satu titik pengungsian di Gampong Ranto Panjang yang menampung 70 keluarga atau 221 jiwa. Para pengungsi di lokasi ini bertahan dengan membangun rumah darurat di sekitar wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus melakukan berbagai upaya penanganan bagi para korban, termasuk penyediaan bantuan logistik dan penanganan tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak bencana.[]

×
Berita Terbaru Update