
Unimal Wajibkan Pemeriksaan Kesehatan untuk Seluruh Calon Mahasiswa Baru
Aceh Utara – Universitas Malikussaleh (Unimal) mewajibkan seluruh calon mahasiswa baru jalur SNBP, SNBT, dan SMMPTN untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Klinik Kesehatan Universitas Malikussaleh, Kampus Reuleut, Aceh Utara. Pemeriksaan ini berlangsung selama satu bulan, mulai Kamis (24/7/2025) hingga Jumat (22/8/2025).
Kegiatan ini merupakan tahun kedua pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh bagi calon mahasiswa baru yang dilakukan langsung di fasilitas kesehatan milik kampus. Pemeriksaan meliputi aspek kesehatan umum, tes narkoba, pemeriksaan mata, hingga psikotes, tergantung program studi yang dituju.
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, ASEAN Eng, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas narkoba.
“Ini sebagai salah satu langkah untuk menciptakan kampus sehat dan bebas narkoba. Kami ingin memastikan mahasiswa yang diterima tidak memiliki penyakit menular serta bersih dari zat adiktif,” kata Prof Herman.
Namun demikian, bagi calon mahasiswa yang terindikasi menggunakan narkoba, haknya sebagai mahasiswa Unimal tidak langsung dicabut. Pihak universitas akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe untuk penanganan lebih lanjut.
“Kita tidak serta-merta menggugurkan status kelulusan. Kami akan berkoordinasi dengan BNN agar mereka yang terindikasi dapat menjalani rehabilitasi dan memiliki kesempatan untuk pulih,” tambah Prof. Herman.
Kepala Klinik Kesehatan Universitas Malikussaleh, dr. Hendra Wahyuni, Sp.P., menjelaskan bahwa setiap hari pihaknya melayani pemeriksaan untuk 220 hingga 250 calon mahasiswa baru. Pemeriksaan dilakukan oleh empat dokter umum dari klinik dan dua dokter spesialis dari RSUD Cut Meutia.
“Dua dokter spesialis yang terlibat adalah spesialis patologi klinik dan spesialis mata,” jelas dr. Hendra.
Adapun pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhan tiap program studi. Mahasiswa Kedokteran, misalnya, menjalani pemeriksaan lengkap meliputi pemeriksaan umum, mata, narkoba, dan psikotes. Sementara program studi seperti Teknik Kimia, Teknik Elektro, Pendidikan Kimia, Arsitektur, dan D3 Keperawatan menjalani pemeriksaan umum, mata, dan narkoba. Untuk program studi lainnya, hanya dilakukan pemeriksaan umum dan tes narkoba.
Langkah ini mendapat apresiasi dari banyak pihak sebagai bentuk keseriusan Universitas Malikussaleh dalam menjaga kualitas mahasiswa dan menjamin proses pembelajaran yang sehat serta kondusif di lingkungan kampus.[]
