-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemko Lhokseumawe Sidak Pasar Inpres, Tegas Awasi Dugaan Beras Oplosan

Juli 30, 2025 Last Updated 2025-07-30T08:27:21Z

Cegah Beras Oplosan dan Permainan Harga, Wali Kota Lhokseumawe Sidak Pasar Inpres

Lhokseumawe –
Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Inpres, Rabu (30/7/2025) pagi, guna memastikan stabilitas harga dan kualitas beras yang beredar di kalangan pedagang. Sidak ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, didampingi Plt. Sekretaris Daerah, Kepala Perum Bulog Cabang Lhokseumawe, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM), serta sejumlah kepala dinas teknis dan unsur pengamanan.

Fokus utama sidak kali ini adalah komoditas beras, menyusul maraknya isu terkait dugaan beras oplosan dan permainan harga di pasar tradisional. Tim gabungan memeriksa langsung harga beras jenis medium dan premium serta meneliti kondisi fisik butiran beras yang dijual pedagang.

“Kami ingin memastikan tidak ada praktik curang seperti mencampur beras kualitas rendah dengan beras premium. Ini menyangkut hak konsumen dan kredibilitas pasar tradisional,” tegas Wali Kota di sela-sela kegiatan.

Ia juga mengimbau para pedagang agar menjunjung tinggi etika usaha dan tidak mencari keuntungan dengan cara merugikan masyarakat. Pihaknya, kata Wali Kota, tidak akan segan mengambil langkah hukum jika terbukti ada praktik curang dalam penjualan bahan pangan pokok tersebut.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Lhokseumawe menjamin bahwa stok beras di wilayahnya dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Distribusi dari gudang Bulog ke pasar, menurutnya, juga berjalan lancar dan terkendali.

“Bulog siap mendukung langkah Pemerintah Kota dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan beras. Kami memantau distribusi secara berkala agar tidak ada hambatan di lapangan,” ujarnya.

Turut hadir dalam sidak tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta aparat pengawas dari dinas terkait dan unsur keamanan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan harga jual, jenis kemasan, hingga kondisi fisik beras.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin sebagai bentuk pengendalian harga dan perlindungan konsumen. Ia juga membuka kanal aduan masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan di pasar.

“Jika terbukti ada pedagang yang mengoplos beras atau menaikkan harga tidak wajar, kami akan tindak tegas sesuai regulasi. Ini demi terciptanya pasar yang sehat, adil, dan berpihak pada konsumen,” tegasnya.

Langkah cepat Pemerintah Kota ini mendapat apresiasi dari sejumlah pedagang dan pembeli di Pasar Inpres. Mereka berharap pengawasan seperti ini dilakukan secara berkala untuk menjaga keamanan pangan dan menciptakan suasana perdagangan yang transparan.[]

×
Berita Terbaru Update