-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wali Kota Lhokseumawe Rumuskan 15 Program Unggulan untuk Pembangunan Jangka Menengah

April 10, 2025 Last Updated 2025-04-10T16:42:34Z

Wali Kota Lhokseumawe Buka Forum Konsultasi Publik RPJMK 2025–2029 dan Musrenbang RKPK 2026


Lhokseumawe
–
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., M.H., secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota (RPJMK) Lhokseumawe Tahun 2025–2029 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Tahun 2026. 

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (10/4/2025).

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Sayuti Abubakar menekankan pentingnya forum ini sebagai momen strategis dalam menyatukan ide dan gagasan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Kota tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

 

“Perencanaan ini harus menjawab persoalan nyata pembangunan kota. Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan Lhokseumawe yang cerdas dan nyaman huni,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip inklusivitas, forum ini juga menghadirkan layanan juru bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas, agar seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam proses diskusi dan penyusunan rencana pembangunan.

 

Acara tersebut turut dihadiri oleh Anggota I Komite DPD RI H. Sudirman (Haji Uma), unsur Forkopimda Plus Kota Lhokseumawe, Kepala Bappeda Aceh dan Bappeda Bireuen, para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan Bank Indonesia, pimpinan perbankan, BPS, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat, serta tim ahli dan narasumber dari Bappeda Aceh.

 

RPJMK Lhokseumawe Tahun 2025–2029 merupakan tahapan awal dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota (RPJPK) Lhokseumawe 2025–2045. Dokumen ini mengusung visi besar “Terwujudnya Lhokseumawe sebagai Kota Cerdas dan Nyaman Huni,” yang sejalan dengan arah pembangunan Aceh sebagai Serambi Barat Indonesia melalui penguatan sektor agrikultura, agroindustri, ekonomi hijau dan syariah, serta rujukan pendidikan Islam global.

 

Wali Kota Sayuti juga memaparkan lima misi utama pembangunan Kota Lhokseumawe yaitu Memperkuat ekonomi dan daya saing kota, Mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter, Memantapkan penataan kota yang terintegrasi melalui pembangunan infrastruktur dan lingkungan yang berkelanjutan, Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan akuntabel, dan Meningkatkan pelaksanaan syariat Islam dan pelestarian budaya.

 

Untuk mendukung implementasi visi dan misi tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah merumuskan 15 program unggulan jangka menengah yang akan diakomodasi dalam rencana strategis perangkat daerah. Kelima belas program tersebut adalah:1)Pengelolaan sampah (Broeh Jeut Keu Peng); 2) Penanganan banjir; 3) Pemerataan jaringan air bersih; 4) Pembangunan ruang terbuka hijau/taman kota; 5) Penataan lingkungan pesisir; 6) Penyelesaian pembangunan Islamic Center;7) Peningkatan kualitas sumber daya manusia; 8) Digitalisasi pelayanan publik; 9)Pengembangan ruang kreatif pemuda;10) Program Jajan Subuh Berjamaah untuk remaja;11) Bantuan sosial untuk lansia miskin;12) Beasiswa untuk pelajar berprestasi;13) Pengelolaan minyak ikan;14) Pemberdayaan sektor perikanan;dan 15) Pemberdayaan sektor pertanian modern.

 

Wali Kota berharap seluruh pihak dapat memberikan kontribusi aktif dalam menyempurnakan rancangan RPJMK dan RKPK, sehingga dokumen perencanaan pembangunan ke depan menjadi lebih kuat, strategis, dan adaptif terhadap berbagai tantangan.[]

×
Berita Terbaru Update