-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Produksi Sampah Capai 110 Ton Perhari, Pemko dan ASN Lhokseumawe Turun Tangan Bersihkan Kota

April 14, 2025 Last Updated 2025-04-14T06:08:31Z


Lhokseumawe –
Dalam rangka mewujudkan Lhokseumawe sebagai kota cerdas dan layak huni, Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar apel pagi bersama yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta Tenaga Bantu Daerah (TBD), di Lapangan Hiraq pada Senin (14/4/2025). Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan fasilitas umum, jalan protokol, dan lingkungan sekitar kota.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., yang dalam amanatnya menekankan pentingnya peran aktif seluruh ASN dalam mendukung pembangunan kota, terutama melalui disiplin, sinergi, dan kontribusi nyata.

“Kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran tepat waktu, tetapi juga soal tanggung jawab dan keteladanan dalam menjaga lingkungan. Kota yang bersih mencerminkan etos kerja yang baik dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota layak huni,” ujar Husaini.

Kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari gerakan kolektif membangun budaya bersih, mempererat kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kota Lhokseumawe.

Kebijakan pelaksanaan gotong royong juga selaras dengan ketentuan jam kerja ASN yang berlaku, yakni 37,5 jam per minggu untuk lima hari kerja. Kegiatan ini tetap dapat dilakukan di luar hari Jumat, selama tidak mengganggu kinerja pelayanan publik, terutama bagi unit-unit yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, lembaga pendidikan, dan operasional instansi.

Pemerintah Kota menegaskan bahwa pelibatan ASN dalam kegiatan ini bukan untuk mengambil alih fungsi teknis Dinas Lingkungan Hidup, melainkan sebagai simbol gerakan kolektif yang bertujuan menanamkan kesadaran bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga mengungkapkan bahwa produksi sampah harian di Kota Lhokseumawe saat ini mencapai 100 hingga 110 ton. Menurutnya, beban ini tidak bisa hanya ditangani oleh petugas kebersihan saja, tetapi memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN.

“Gerakan ini adalah refleksi semangat gotong royong ASN dan bentuk nyata kepedulian terhadap wajah kota. Mari kita jadikan ini sebagai budaya kerja dan contoh baik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Wakil Wali Kota juga mendorong agar kebersihan dijadikan indikator utama dalam evaluasi lingkungan kerja, karena lingkungan yang bersih mencerminkan semangat kerja yang positif serta menjadi teladan bagi masyarakat.

Menutup amanatnya, Husaini menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi seluruh ASN yang ikut berpartisipasi. Ia berharap semangat pengabdian tersebut terus tumbuh dengan penuh keikhlasan, demi mewujudkan Lhokseumawe yang lebih baik, bersih, dan membanggakan.[]
×
Berita Terbaru Update