-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KSR PMI Unit 08 UIN Sultanah Nahrasiyah Terlibat dalam Penyaluran Bantuan Hunian bagi 1.200 Warga Terdampak Bencana

Agustus 10, 2026 Last Updated 2026-08-10T08:31:20Z


ACEH UTARA –
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menyalurkan bantuan penunjang hunian berupa shelter toolkit kepada 1.200 warga terdampak bencana melalui program Cash and Voucher Assistance (CVA). Dalam kegiatan tersebut, relawan Korps Sukarela (KSR) PMI Unit 08 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe turut terlibat dalam seluruh rangkaian pelaksanaan program.

Distribusi bantuan secara resmi dimulai melalui seremoni simbolis di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (4/8/2026), dan dilaksanakan secara bertahap hingga Jumat (8/8/2026).

Bantuan shelter toolkit diberikan untuk membantu masyarakat memperbaiki maupun memenuhi kebutuhan hunian yang terdampak bencana. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan material, tetapi juga mendukung masyarakat agar dapat memulihkan kehidupan secara mandiri sekaligus meningkatkan ketahanan dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

Keterlibatan KSR PMI Unit 08 dimulai sejak tahap persiapan. Para relawan terlebih dahulu mengikuti pelatihan sebagai bekal memahami prosedur pelaksanaan program serta mekanisme pelayanan kepada masyarakat di lapangan.

Setelah mengikuti pelatihan, relawan turut membantu proses pencarian dan pengumpulan data calon penerima manfaat. Pendataan dan verifikasi dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak yang memenuhi kriteria dapat teridentifikasi dengan baik sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Relawan KSR PMI Unit 08 juga berperan dalam sosialisasi program kepada masyarakat. Melalui komunikasi langsung, masyarakat diberikan penjelasan mengenai mekanisme bantuan, proses penerimaan, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan selama distribusi berlangsung.

Pada tahap penyaluran, para relawan kembali turun ke lapangan untuk membantu kelancaran distribusi shelter toolkit. Mereka mendampingi masyarakat selama proses pelayanan sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung secara tertib dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Seremoni pembukaan distribusi bantuan di Kecamatan Sawang turut dihadiri Ketua PMI Provinsi Aceh Murdani Yusuf, S.E., Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara H. Tantawi, S.IP., M.A.P., serta Marsekal Muda TNI (Purn.) Ir. Tri Buwo Santoro, M.M., M.Tr.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Pengurus Pusat PMI, delegasi International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), perwakilan Kedutaan Besar Australia, serta sejumlah unsur masyarakat dan instansi terkait.

Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara, H. Tantawi, mengatakan program CVA dan bantuan hunian merupakan bentuk komitmen PMI dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana secara tepat sasaran.

Menurutnya, proses pendataan dan verifikasi menjadi tahapan penting untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kerja sama antara PMI, pemerintah daerah, mitra kemanusiaan, IFRC, serta Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Program bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hunian dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung pemulihan sosial dan ekonomi keluarga terdampak. Dengan tersedianya peralatan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat melakukan perbaikan hunian secara mandiri dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kebutuhan keluarga.

Bagi KSR PMI Unit 08 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, keterlibatan dalam program tersebut menjadi bagian dari kontribusi relawan muda dalam mendukung misi kemanusiaan. Mulai dari pelatihan, pendataan, sosialisasi hingga distribusi bantuan, para relawan turut mengambil peran untuk memastikan program berjalan lancar dan manfaat bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.[]

×
Berita Terbaru Update