-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

CFLI Bersama Yayasan Geutanyoe Salurkan Bantuan untuk Kelompok Rentan

Maret 04, 2026 Last Updated 2026-03-04T16:33:01Z


Aceh Utara –
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025 menyisakan luka mendalam bagi ribuan warga. Rumah-rumah terendam, fasilitas umum rusak, serta berbagai perlengkapan rumah tangga hanyut terbawa arus deras.

Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengguncang kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan anak-anak menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Banyak di antara mereka kehilangan sumber penghidupan dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Hingga kini, sebagian warga masih berjuang memulihkan kehidupan. Sejumlah peralatan penting, terutama perlengkapan memasak, belum dapat diganti setelah hilang tersapu banjir bandang. Kondisi ini membuat aktivitas rumah tangga, termasuk menyiapkan makanan, menjadi tantangan tersendiri.

Merespons situasi tersebut, The Canada Fund for Local Initiatives (CFLI) bersama Yayasan Geutanyoe menyalurkan paket sembako bagi penyandang disabilitas dan lansia. Selain itu, bantuan alat kebersihan untuk fasilitas umum serta perlengkapan memasak juga diberikan kepada masyarakat terdampak.

Distribusi bantuan dilakukan secara langsung ke titik-titik terdampak di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, serta beberapa lokasi lainnya. Bantuan ini menjadi langkah tanggap darurat untuk menjawab kebutuhan mendesak warga yang hingga kini masih berupaya bangkit dari keterpurukan.

Humanitarian Field Staff Yayasan Geutanyoe Aceh, Cut Diana, menyampaikan bahwa bantuan yang didistribusikan tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi para mitra kemanusiaan yang memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.

“Setiap paket yang kami salurkan bukan sekadar bantuan material, tetapi simbol empati dan harapan agar warga tetap kuat menghadapi masa sulit serta tidak merasa sendiri dalam proses pemulihan,” katanya.

Kegiatan ini menjadi wujud solidaritas dan komitmen kemanusiaan dalam membantu masyarakat memenuhi kembali kebutuhan dasar sekaligus menata kehidupan pascabencana. Harapannya, dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan stabilitas kehidupan warga Aceh Utara.[]

×
Berita Terbaru Update