-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Momen Hardiknas, Kemdiktisaintek Luncurkan “Diktisaintek Berdampak” untuk Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia

Mei 04, 2025 Last Updated 2025-05-04T05:06:49Z


Jakarta –
Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi meluncurkan program unggulan bertajuk “Diktisaintek Berdampak” sebagai simbol komitmen transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Peluncuran ini digelar secara khidmat di Graha Diktisaintek, Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Program “Diktisaintek Berdampak” dirancang sebagai arah kebijakan baru yang menekankan pentingnya kualitas, relevansi, dan keberpihakan dalam ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Tujuan utamanya adalah mewujudkan kontribusi nyata pendidikan tinggi terhadap pembangunan nasional serta pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berijazah, melainkan harus menghadirkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pendidikan tinggi memegang peran strategis sebagai penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi. Diktisaintek Berdampak adalah gerakan nasional yang ingin memastikan akses pendidikan tinggi yang berkeadilan, bermutu, dan berdampak luas di seluruh penjuru Indonesia,” ujar Menteri Brian.

Menteri Brian juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan transformasi ini, dengan melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, masyarakat, hingga UMKM.
 

“Perguruan tinggi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di daerah. Kolaborasi adalah kunci agar pendidikan tinggi tidak berjalan sendiri, melainkan menyatu dengan denyut pembangunan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menegaskan bahwa Diktisaintek Berdampak bukan sekadar slogan, melainkan semangat perubahan yang konkret.

“Inilah momentum untuk membentuk ekosistem pendidikan tinggi yang ilmiah, sosial, dan nasional dalam dampaknya. Mari kita lanjutkan perjuangan untuk pendidikan yang menjangkau lebih banyak, melayani lebih dalam, dan berdampak lebih luas,” ujarnya.

Program ini akan diwujudkan dalam berbagai inisiatif, antara lain Kampus Berdampak, SMA Unggul Garuda, Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik), Skema Riset Berdampak melalui pendanaan LPDP,  Program Kosabangsa untuk masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),dan   Penguatan kerja sama riset internasional yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Acara peluncuran turut dihadiri lebih dari 300 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pimpinan perguruan tinggi, perwakilan Komisi X DPR RI, Komite III DPD RI, LLDikti, mitra kerja, hingga aliansi BEM nasional seperti BEM PTMA, BEM PTNU, BEM KSI, BEM Nusantara, dan DEMA PTKIN, serta insan media.

Momentum Hardiknas 2025 ini menjadi titik tolak gerakan bersama untuk menjadikan pendidikan tinggi sebagai lokomotif utama menuju Indonesia yang maju, berilmu, dan bermartabat.[Rillis]

×
Berita Terbaru Update