-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dosen Unimal Susun Peta Potensi Gampong Dakuta, Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Juni 27, 2026 Last Updated 2026-08-23T00:15:15Z


ACEH UTARA –
Tim dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) menyusun Peta Potensi Gampong Dakuta, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, sebagai instrumen pendukung perencanaan pembangunan desa berbasis data spasial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah gampong memetakan berbagai potensi wilayah secara lebih akurat, informatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan bertajuk “Penyusunan Peta Desa Berbasis Potensi Lokal sebagai Instrumen Perencanaan Pembangunan di Desa Dakuta, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara” itu dilaksanakan di Gampong Dakuta dengan melibatkan pemerintah gampong, masyarakat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mahasiswa Unimal pada 26 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui pemetaan potensi wilayah, perguruan tinggi berupaya menghadirkan produk yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan gampong.

Tim pengabdian dipimpin Deassy Siska, S.Si., M.Sc., selaku ketua pelaksana, dengan anggota Fasdarsyah, S.T., M.T., Asnawi, S.T., M.Sc., Prof. Dr. Ir. Mawardati, M.Si., Dr. Armelia Dafrina, S.T., M.T., dan Misbahul Jannah, S.T., M.T.

Tim tersebut berasal dari sejumlah fakultas di lingkungan Unimal, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, serta Fakultas Pertanian. Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam penyusunan peta yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga dapat digunakan untuk kebutuhan praktis pembangunan masyarakat.

Ketua pelaksana, Deassy Siska, mengatakan penyusunan peta diawali dengan survei lapangan secara langsung ke berbagai wilayah Gampong Dakuta. Pendataan dilakukan untuk memastikan informasi yang dimasukkan dalam peta sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Peta potensi desa disusun berdasarkan hasil pendataan langsung di setiap dusun sehingga informasi yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi riil Desa Dakuta. Harapannya, peta ini dapat menjadi dokumen perencanaan yang bermanfaat bagi pemerintah desa maupun masyarakat,” ujarnya.

Dalam proses pemetaan, tim mengidentifikasi berbagai objek penting, mulai dari fasilitas pemerintahan, sarana pendidikan, kesehatan dan ibadah, infrastruktur jalan, fasilitas publik, lokasi UMKM hingga persebaran potensi ekonomi masyarakat di setiap dusun.

Tim juga mendata sejumlah titik yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari potensi ekonomi dan pembangunan gampong.

Seluruh data hasil survei kemudian diolah, diverifikasi, dan divisualisasikan dalam bentuk Peta Potensi Gampong Dakuta. Peta tersebut tidak hanya memuat batas administrasi wilayah, tetapi juga mengintegrasikan informasi mengenai persebaran UMKM, fasilitas umum dan berbagai potensi ekonomi masyarakat.

Gampong Dakuta sendiri memiliki beragam potensi ekonomi lokal, mulai dari UMKM, perdagangan, pertanian hingga usaha produksi batu bata yang menjadi salah satu aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Dengan adanya pemetaan secara sistematis, berbagai potensi tersebut diharapkan lebih mudah diidentifikasi dan dikembangkan sesuai karakteristik wilayah.

Keberadaan peta juga diharapkan membantu pemerintah gampong dalam menentukan prioritas pembangunan, menyusun program yang lebih tepat sasaran, serta mendukung penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Gampong (RPJMG).

Selain sebagai basis data pembangunan, Peta Potensi Gampong Dakuta dapat dimanfaatkan sebagai media informasi bagi masyarakat, dokumen pendukung kebijakan dan program gampong, sarana promosi potensi lokal, serta instrumen untuk mengidentifikasi dan mengembangkan UMKM berdasarkan wilayah.

Sebagai bagian akhir kegiatan, Tim Pengabdian Universitas Malikussaleh menyerahkan Peta Potensi Gampong Dakuta kepada Pemerintah Gampong Dakuta. Penyerahan dilakukan dalam kegiatan peresmian yang dihadiri Geuchik Dakuta, aparatur gampong, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Penyerahan tersebut menjadi simbol sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah gampong dalam menghadirkan produk pengabdian yang dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kepentingan masyarakat.

Tim berharap peta yang telah disusun dapat menjadi dokumen yang terus diperbarui sesuai perkembangan wilayah, perubahan fasilitas, serta pertumbuhan potensi ekonomi masyarakat. Dengan demikian, data spasial tersebut tidak berhenti sebagai produk pengabdian, tetapi dapat digunakan secara berkelanjutan dalam proses pembangunan gampong.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Universitas Malikussaleh melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) untuk menghadirkan program pengabdian yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.[]

×
Berita Terbaru Update