-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Anggota TNI Tewas Diduga Ditembak Prajurit di Kafe Palembang

Mei 16, 2026 Last Updated 2026-05-16T14:30:46Z

Ilustrasi

Palembang —
Seorang anggota TNI berinisial P dilaporkan tewas usai diduga ditembak oleh sesama prajurit saat berada di sebuah kafe di Palembang.

Insiden tersebut diduga dipicu kesalahpahaman antara korban dan pelaku saat berjoget di lokasi hiburan malam tersebut hingga berujung cekcok dan perkelahian.

Dalam keributan itu, pelaku diduga mengeluarkan senjata api yang dibawanya dan melepaskan satu kali tembakan ke arah korban. Korban mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan.

Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Pasca-kejadian, tim identifikasi Polrestabes Palembang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Polisi Militer TNI AD Palembang.

Sementara itu, Kodam II/Sriwijaya memastikan penanganan kasus dilakukan secara serius, profesional, dan transparan.

Kapendam II/Sriwijaya Yordania mengatakan Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk segera menangani di lapangan melalui penyelidikan mendalam, agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat,” ujar Yordania.

Ia menjelaskan, Denpom 2/IV Palembang saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pendalaman rekaman CCTV, pelaksanaan autopsi jenazah, hingga pengumpulan barang bukti.

Selain itu, pihak TNI juga berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan guna mendukung pengungkapan kasus secara objektif dan menyeluruh.

Yordania menegaskan proses penyelidikan membutuhkan waktu agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap berdasarkan fakta di lapangan.

Kodam II/Sriwijaya juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi penyelidikan serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga situasi tetap kondusif.[CNN Indonesia]

×
Berita Terbaru Update