-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Illiza Luncurkan "Pageu Gampong" untuk Jaga Marwah Syariat di Banda Aceh

Mei 15, 2025 Last Updated 2025-05-15T15:03:11Z


Banda Aceh –
Dalam upaya memperkuat pelaksanaan syariat Islam dan menjaga ketertiban umum, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal resmi meluncurkan program Pageu Gampong atau “pagar kampung” pada Kamis, 15 Mei 2025, di Aula Balai Kota Banda Aceh.

Pageu Gampong merupakan sistem sosial berbasis kearifan lokal dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman, ketertiban sosial, serta marwah adat yang diwariskan oleh para indatu. Program ini menjadi salah satu dari 100 program unggulan Pemerintahan Illiza-Afdhal yang telah mulai dijalankan sejak awal masa kepemimpinan mereka.

Peluncuran tersebut ditandai dengan penyematan pin kepada para perwakilan tim Pageu Gampong oleh Wali Kota Illiza bersama Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono, Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab, unsur Forkopimda, dan Plt Sekdako Jalaluddin.

Untuk tahap awal, sebanyak 17 gampong telah membentuk tim Pageu Gampong, yaitu Gampong Jawa, Beurawe, Cot Masjid, Lambaro Skep, Lamteh, Lhong Raya, Blang Oi, Peuniti, Punge Blang Cut, Ulee Lheue, Cot Lamkuweuh, Alue Naga, Rukoh, Tibang, Kampung Baru, dan Lamgugop.

Dalam sambutannya, Illiza menekankan bahwa Pageu Gampong lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya pelanggaran syariat di ibu kota Provinsi Aceh. “Saat ini kondisi kota semakin meresahkan. Hampir di setiap sudut kota kita temukan pelanggaran syariat seperti khalwat, seks bebas, miras, dan narkoba,” ujarnya.

Illiza juga menyoroti keterkaitan erat antara pelanggaran syariat dan penyalahgunaan narkoba. “Dalam dua bulan terakhir, setiap pelanggaran syariat yang kami tangani selalu ada indikasi narkoba. Kemarin pesta ekstasi, hari ini sabu. Ini harus dihentikan.”

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kota agar tetap aman, damai, dan bermartabat. “Banda Aceh ini rumah kita. Kita ingin menjadikannya jannah — kota yang damai, nyaman, dan membahagiakan. Walaupun sebagian besar pelanggar bukan warga kota, mereka tetap adalah titipan Allah yang harus kita jaga.”

Ke depan, Illiza berencana memperkuat sistem pengawasan dengan membangun fasilitas pendukung seperti CCTV, pos jaga, lampu penerangan, dan Musala di kawasan-kawasan strategis. “Ini bukan hanya soal maksiat, tapi juga upaya mencegah berkembangnya aliran sesat dan ancaman lain terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.[]

×
Berita Terbaru Update