-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hardiknas 2025, Plt Kadisdik Lhokseumawe Ogah Diwawancara dan Asyik Berfoto Dengan Ibu Kepsek

Mei 02, 2025 Last Updated 2025-05-02T13:55:57Z

Usai upacara Haridiknas 2025 diihalaman Kantor Walikota, Jumat (2/5), Plt Kadis Pendidikan Lhokseumawe Dedi Irfansyah tolak wawancara dan asyik foto bareng ibu-ibu kepala sekolah.

Lhokseumawe –
Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kota Lhokseumawe diwarnai kejadian yang mengundang sorotan. Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lhokseumawe, Dedi Irfansyah, menolak diwawancarai wartawan usai mengikuti upacara di halaman Kantor Wali Kota, Jumat (2/5). Alasannya: harus segera menuju Guest House untuk menghadiri rapat. Namun ironisnya, Dedi justru terlihat santai melayani permintaan foto bersama para kepala sekolah.

Usai upacara, sejumlah wartawan langsung mendekati Dedi untuk meminta waktu wawancara. Namun, Dedi menolak dengan alasan jadwalnya padat. “Sudahlah, gak usah wawancara. Saya gak punya waktu. Karena sibuk dan kerja padat. Sekarang saya harus ke Guest House, gak boleh telat,” ujarnya sambil berlalu.

Namun belum jauh melangkah, Dedi justru tampak terhenti karena dikerubungi sejumlah kepala sekolah perempuan yang ingin berfoto bersamanya. Bahkan ada yang memeluk lengannya dan bergantian mengambil gambar. Dedi tampak tersenyum dan antusias melayani sesi foto tersebut, seolah melupakan kesibukannya yang disebut-sebut mendesak.

Beberapa wartawan yang penasaran akhirnya menyusul ke Guest House. Di sana, mereka mendapati Dedi telah berganti pakaian dan duduk santai sambil merokok, tanpa tanda-tanda kegiatan penting sedang berlangsung. Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti A. Bakar, baru tiba sekitar 20 menit kemudian.

Sikap tertutup Plt Kadisdik ini bukan kali pertama. Sejak menjabat, Dedi Irfansyah yang merupakan mantan Kepala Dinas PUPR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, belum pernah memberikan pernyataan terbuka kepada media terkait isu-isu pendidikan. Ia juga kerap mengutus pejabat lain untuk mewakilinya dalam berbagai agenda publik.

Wartawan media online, Erwin, menyayangkan sikap Dedi yang dinilainya tidak profesional sebagai pejabat publik. “Publik figur seperti Kadisdik seharusnya terbuka kepada media, bukan justru menghindar dengan alasan yang tidak jelas. Kami kejar ke Guest House, ternyata beliau malah duduk santai sambil merokok,” ungkap Erwin.

Ia berharap Wali Kota Sayuti A. Bakar dapat memberikan teguran kepada Plt Kadisdik agar lebih komunikatif dan tidak alergi terhadap wartawan. “Transparansi dalam dunia pendidikan itu penting, dan media adalah jembatan informasi untuk publik,” tegasnya.[]

×
Berita Terbaru Update